Minggu, 26 April 2009

Tafsir Al-Quran tentang nabi muhammad

TARSIR AYAT-AYAT AL-QURAN TENTANG NABI MUHAMMAD

BAB 1
PENDAHULUAN
Alhamdulillah segala puji hanya milik Allah yang telah memberikan hidayah dan ma’unah kepada kita sehingga dapat melaksanakan tugas sehari-hari degan baik. Shalawat dan salam selalu dihaturkan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah memposisikan kita pada jalan yang terbaik, karena tanpa adanya beliau jalas kita tidak bisa membedakan antara yang halal dan yang haram, dengannya kami bisa hidup damai, tentram, dan toleran, baik kepada ummat islam itu sendiri ataupun kepada non islam.


BAB 1
PEMBAHASAN

PENGERTIAN
Al-Quran adalah merupan kitab Allah yang diturunkan kepada ummat islam agar selalu dijadikan bahan rujukan dalam segala aspek sosial dan budaya. Dalam Al-Quran itu sendiri tidak semua orang bisa memahami bagitu saja, oleh karena itu penafsiran dan penerjemahan atas sebuah teks ,selalu diasumsikan adanya teks yang terlibat, yaitu dunia pengarang, dunia teks dan pembaca.
Setiap orang yang hendak menafsirkan Al-Quran sangatlah membutuhkan ilmu bantu. Ilmu-ilmu yang dimaksud adalah ilmu Badi’, Ilmu qira’at, Asbab al Nuzul, Nasikh dan Mansukh dan lain-lain. Ilmu-ilmu tersebut termasuk dalam ilmu-ilmu Al-quran yang tidak dapat dipisahkan.

QS. Ali Imran: 81
    •                                
81. Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil perjanjian dari para nabi: "Sungguh, apa saja yang Aku berikan kepadamu berupa Kitab dan hikmah Kemudian datang kepadamu seorang Rasul yang membenarkan apa yang ada padamu, niscaya kamu akan sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya". Allah berfirman: "Apakah kamu mengakui dan menerima perjanjian-Ku terhadap yang demikian itu?" mereka menjawab: "Kami mengakui". Allah berfirman: "Kalau begitu saksikanlah (hai para Nabi) dan Aku menjadi saksi (pula) bersama kamu".para nabi berjanji kepada Allah s.w.t. bahwa bilamana datang seorang Rasul bernama Muhammad mereka akan iman kepadanya dan menolongnya. perjanjian nabi-nabi Ini mengikat pula para ummatnya.
Imam Zujaj berpendapat bahwa yang di maksud dengan ayat di atas adalah apabila Allah menuntut janji kepada Nabinya khususnya sebelum mereka menyampaikan kitab Allah dan misi-misinya kepada hambanya untuk saling membenarkan antara satu dengan yang lain dan menuntut janji terhadap semua Nabinya untuk mengimani Nabi yang akan datang setelahnya, dan agar saling menolong dengan yang lain.
Menurut Ali , Ibn Abbas, Qatadah, As-Sadi bahwa yang di maksud dengan ayat di atas adalah bahwasanya Allah menuntut janji pada para Nabinya mengenai utusan Muhammad agar supaya antara satu dengan yang lain saling menjelaskan sifat-sifat dan keutamaan Muhammad

QS. Al-A’raf: 158
  •     •                 •      •   
158. Katakanlah: "Hai manusia Sesungguhnya Aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, yang menghidupkan dan mematikan, Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah Dia, supaya kamu mendapat petunjuk".

Ayat ini menunjukkan kemukjizatan Nabi Muhammad SAW. Yang benar-benar Nbi, Adapun mukjizatnya yaitu ada dua macam
1. Mukjizat yang yang nampak pada diri Nabi Muhammad SAW, seorang laki-laki yang Ummi , dia tidak belajar kepada seorang guru, tidak pula mengaji kitab dan tidak pula berguru kepada Ulama’, maka Aallah membuka pintu pengetahuan dan bisa memahami Al-quran yang memuat tentang orang-orang terdahulu dan sekarang.
2. Mukjizat yang nampak diluar kesadaran nabi Muhammad seperti Terbelahnya Bulan menjadi dua dan mengalirnya air di antara jari-jarinya. Inilah mukjizat nabi yang bebar-benar tida bisa di jangkau oleh Akal dan di luar kemampuan manusia.





QS. Al-Ahzab: 21
                 
21. Sesungguhnya Telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.
Ayat ini menunjukkan bahwa rasulullah adalah panutan Ummah yang wajib diikuti dalam urusan agama dan tidak wajib (sunnah) dalam uurusan dunia.

QS. Al-Ahqaf: 9
               •          
9. Katakanlah: "Aku bukanlah Rasul yang pertama di antara rasul-rasul dan Aku tidak mengetahui apa yang akan diperbuat terhadapku dan tidak (pula) terhadapmu. Aku tidak lain hanyalah mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku dan Aku tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan".
Katakanlah wahai utusan yang paling mulia kepada mereka, tidaklah saya seorang utusan yang pertama, maka janganlah mengingkari berita-berita yang telah aku bawa karena saya adalah utusan Allah yang diutus kepada kalian semua, bahwasanya sifat saya seperti halnya sifat rasul sebelumnya, janganlah mengingkari ajakanku kepada Allah dan saya mencegah kalian untuk menyembah berhala-berhala.
Menurt Ikrimah, dan Abu Hayyat. Ayat ini menunjukkan, Saya tidak tahu apa yang akan saya perbuat, apakah saya mati, atau saya terbunuh seperti terbunuhnya para nabi sebelumnya, dan saya tidak tahu pula apa yang akan kalian perbuat, wahai para pendusta apakah kamu ingin dilempari batu dari langi atau di tenggelamka di bumi atau disiksa sebagaimana orang-orang sebelumnya.


KESIMPULAN
Nabi Muhammad adalah sosok Nabi yang mempunyai keistimiwaan yang sangat lebih, kharisma yang tinggi, Arif dan bijaksana. Dengan mu’jizat yang dimiliki beliau juga bisa melakukan apa saja yang diinginkan, seperti memecahkan bulan menjadi dua, keluar air di antara jari-jarinya, orang yang buta bisa melihat, hewan bisa bicara dan lain-lain.




DAFTAR PUSTAKA
1. Syekh Muhammad bin umar Nawawi Al jawi, Mirah Al baid liksyfi ma’na Al-hadst, juz 1-2, Dar Al-kotob Al-Ilmiyah, Beirut-lebanun.
2. Muhammad Ali AShabuni, Shapwa Al-tafasir, Jakarta kalibata timur 1/21

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar